Posted in Novel

YOU’RE THE INSPIRATION (part 14)

“Hai,”sapa Anton sambil duduk di sebelah Rini.

Tepat jam enam kurang sepuluh ia tiba di aula.  Namun rupanya Rini lebih dulu tiba.  Gadis itu segera menoleh dan tersenyum malu-malu.  Jemarinya terus bergerak mengalunkan sebuah lagu klasik bertempo sedang.

Usai satu lagu, Anton bertepuk tangan.  Seperti biasa, permainan piano Rini selalu dapat membuatnya terkesan.

 “Tuan putri, maukah kau memainkan sebuah lagu untukku?”pinta Anton dengan gaya bercanda.

Rini menganggukkan kepalanya.

“Lagu apa?”

 “I Saw Her Standing There-nya The Beatles.  Kamu pasti tahu kan?”

Anton menangkap keraguan di wajah gadis itu.

 “Ayolah, please…. Sekali-sekali kamu perlu memainkan jenis lagu seperti itu.  Jangan lagu sedih terus, dong,”bujuk Anton.

Sejurus kemudian terdengar lagu  bernada gembira hasil karya The Beatles tersebut berkumandang melalui dentingan piano.  Awalnya terdengar kaku, namun lama-lama Rini mulai tampak rileks dan bisa memainkan lagu tersebut dengan nyaris sempurna.   Ketika refrain, Anton ikut bernyanyi.

Selesai lagu tersebut, mereka berdua saling berpandangan.  Sorot mata Rini tidak dapat menyembunyikan keriangan di hatinya. Tampak jelas ia begitu menikmati suasana gembira yang tercipta.

“Ternyata kamu tidak hanya pandai memainkan lagu-lagu sedih saja,”puji Anton yang disambut dengan senyuman Rini.

 “Rini, Sabtu besok, pulang sekolah, aku ke rumahmu ya,”pinta Anton di akhir pertemuan mereka.

Rini mengangguk.  Sinar matanya tampak semakin menghangat.

Setelah itu bel tanda masuk berdentang dan mereka berdua pun jalan sendiri-sendiri menuju ruang kelas mereka.

Rini kembali menjalani kesendiriannya di kelas, sedangkan Anton kembali berkumpul dan bercanda riang dengan teman-temannya.  Namun di dalam kelas, berulang kali Anton mencuri pandang ke arah Rini.  Beberapa kali mereka saling bertemu pandang, lalu diam-diam Anton menyunggingkan senyumnya. Rini pun, walau malu-malu, memberikan balasan yang sama.

“Sabtu besok anak-anak baru akan mengadakan latihan fisik.  Kau jangan sampai tidak datang, ya,”sebelum pulang sekolah Ino mengingatkan  Anton sekaligus menyindir karena ia tidak menghadiri latihan Sabtu lalu.

 “Aku tidak bisa,”jawab Anton.

   “Kenapa?”

“Eeeh….Sabtu besok keluargaku datang dari Jakarta,” Anton merasa hidungnya bertambah panjang seperti Pinokio.  Ia telah berbohong pada sahabatnya sendiri.

“Apa kau tidak bisa meninggalkan ayah atau ibumu sebentar saja,”Ino tampak kecewa.

Anton memandang Ino dengan tatapan menyesal.

“Sori, No.  Hari Minggu pagi mereka sudah harus pulang.  Jadi Sabtu sore kami harus bertemu.”

Ino mengangkat bahu.

“Ya sudah.  Tapi hari Minggu kau datang ke rumah Sandra, kan?”

Anton menepuk dahinya.  Ia baru ingat kalau hari Minggu besok, Sandra, anak kelas 3 sosial hendak mengadakan pesta kebun untuk merayakan hari ulang tahunnya bersama teman-teman dekatnya, termasuk Anton dan Ino yang sering bertemu dengannya di beberapa kegiatan sekolah.

 “Teman-teman Sandra oke-oke, lho.  Beberapa di antaranya kurasa sesuai dengan seleramu,”Ino berbisik di telinga Anton.

 “Kalau begitu, kau saja yang mendekati mereka.  Siapa tahu nyambung,”sahut Anton acuh tak acuh.  Entah kenapa ia sedikit pun tidak berminat bertemu dengan cewek-cewek cantik yang disebut Ino.

Ino langsung terbelalak.

“Hey, tumben.  Sejak kapan kau tidak tertarik pada wanita cantik?” Ino tampak penasaran.

“Tidak.  Aku hanya ingin serius belajar dan tidak mau berhubungan dengan wanita dulu,”jawab Anton pendek sambil memalingkan wajahnya.  Ia tidak mau Ino melihat kebohongan di dalam matanya.

-Tidak mau berhubungan dengan wanita?  Kalau begitu, siapa Rini?    Apa yang kau inginkan dari gadis itu?  Kenapa kau mendekatinya? Sungguhkah hanya sebuah pertemanan?- pertanyaan ini berulang kali menggema di hati Anton.  Namun saat ini ia belum dapat menentukan jawabannya.

snowwhite

Sumber gambar : http://wallpapercave.com/snow-white-wallpapers

Advertisements

Author:

I'm a lucky wife, very happy mom and grateful civil servant

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s